sub.bag. akademik fp – ub

19Aug/120

hanya hari ini milik kita

Hanya hari ini yang kita miliki. Kemarin sudah terlewatkan, sedang hari esok belum tentu bisa kita temui.
Bila pagi tiba, janganlah menunggu waktu petang. Hari ini adalah yang sebenarnya anda hidup, kehidupan bukanlah hari kemarin, yang meberikan kesenangan dan yang buruk. Kehidupan anda bakanlah hari esok, sebab hari esok belum tentu eperti saat ini. Hari ini adalah hari yang dinaungi cahaya matahari. Adana mendapati iangnya adalah hari yang sebenarnya. Umur anda adalah hanya satu hari. Maka dihari ini tanamkan didalam hati tentang sebuah kehidupan nyata. Seoalah-olah anda dilahirkan hari ini dan mati hari ini pula. Jangan sia-siakan kesempatan hari ini. Jangan pula terlena dan asyik oleh bisikan-bisikan masa lalu. Memang masa lalu itu menyimpan kesan menyenangkan dan menyedihkan, meskipun ada kenangan yang meyengkan, tetap saja masa lalu yang tak pernah akan anda jumpai lagi. Jangan pula memandang hari esok dengan khayalan-khayalan yang membuat kita menjadi cemas, takut dan khawatir karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan hari esok.
Pada hari ini adalah tumpuhan segalala kesungguhan, perhatian, kepedulian, kreatifitas dan usaha keras yang harus kita lakukan.
Pada hari ini adalah waktu kehidupan kita yang sebenar-benarnya, jadi manfatkanlah dengan sebaik-baiknya. Jadikanlah setiap satu menitnya eperti satu tahun, dan sedetiknya bagaikan satu bulan, sehingga kita dapat menanamkan berbagai kebaikan, dan manfatkanlah sebaik mungkin agar hidup menjadi indah.
Manusia yang bijak adalah manusia yang dapat memanfaatkan hari ini sebaik mungkin. Lalui hari ini tanpa rasa cemas, gelisah dan sedih. Tanpa kemarahan, tanpa sikap iri hati, tanpa kebencian dan kerakusan.
Berjanjilah pada diri sendiri, bahwa hari ini kita tidak akan berkata bohong, tidak mengumpat atau mencaci orang lain. Hari ini hari dimulai dengan hati yang ceria, dan mengerjakan sesuatu yang bermanfaat.
Hanya hari ini milik kita. Karenanya, kita harus memnanamkan nilai-nilai yang baik di dalam hati, lalu membuang semua benih-benih keburukan.

Filed under: motivasi Leave a comment
Comments (0) Trackbacks (0)

No comments yet.


Leave a comment

Trackbacks are disabled.